kelanatinta
video

Bersaksi cinta diatas cinta
Dalam alunan tasbih ku ini
Menerka hati yang tersembunyi
Berteman dimalam sunyi penuh do'a

Sebut nama Mu terukir merdu
Tertulis dalam sajadah cinta
Tetapkan pilihan sebagai teman
Kekal abadi hingga akhir zaman

Istikharah cinta memanggilku
Memohon petunjukmu
satu nama teman setia
Naluriku berkata

Dipenantian luahan rasa
Teguh satu pilihan
Pemenuh separuh nafasku
Dalam mahabbah rindu

diistikharah cinta..
kelanatinta
video

Kau berikanku segala-galanya
dan Kau mengujiku dengan cinta dunia
yang sungguh indah dan
Kau hiaskannya dengan intan permata
dengan jua wanita
dan kedudukan yang memalingkanku
daripada-Mu

Dalam menikmati kurniaan-Mu
tak terucap lafaz terima kasihku
namun untuk jadi yang terbaik
juga masih belum kumampu

Dalam sujud cintaku
fanaku diulit rindu
getirnya cemas di kalbu
takut hidup tanpa redha-Mu

Hanya kerna-Mu Tuhanku
aku hidup dan ku akan
kembali pada-Mu
hanya pada-Mu dalam
sujud cintaku.
kelanatinta

bismillahirrahmanirrahim..
puji kepada Ar-Rahman
menyelimuti tujuh lapisan langit dan bumi.
ku memberi salam kesejahteraan kepada orang yang ku kasihi
semoga mewangi di pangkuan sang
penyejuk alam Baginda Nabi Ilahi

Illahi....
pencipta kata
pencipta rasa
pencipta cinta
pencipta cita

saksikan ketidakupayaan ku di depan takdir kekuasaanMu
saksikan kekerdilan ku di hadapan keMahabesaranMu
saksikan kesilapan dosaku dan hanya Engkau yang Maha suci
dan hanya rahmat maghfirah
redhaMu yang ku rindu

Illahi..
dengan rahmatMu
benarkan aku mencium wangiMu
agar menwangi seluruh bergelora pesona jiwa hambaMu ini
untuk mereka saudara2 ku seiman seakidah
banarkan aku bau wangiMu
untuk seluruh hambaMu
yang merasai cinta keranaMu

Illahi..
dalam semerbak wangimu
benarkan aku adukan 99 lapis hatiku

Illahi...
sejak ku kenal "ba" dalam basmalahMu
telah terkunci 99 lapis hatiku kecuali untukMu
telah ku pahat pada dinding2 nya
hanya Engkau yang berhak membuka pintu2 hatiku
maka dengan basmalahMu benarkan aku berseru
kepada seru seluruh alam

wahai alam...
dan seluruh isinya termasuk segala debu
batu..
kumbang2...
saksikan ini 99 lapis hatiku
hatiku terkunci rapat untukmu
terkunci rapat untuk anda semua
malah terkunci rapat untuk wildan2 dunia

saksikan inilah kata hati ku
saat ini,,
tidak ada kata
tidak ada daya
tidak ada cinta
tidak ada cita
kecuali untuk Illahi Rabbi azza wa jalla
meski jiwa ku kembali kepadaNya

Illahi..
benarkan aku merayu cintaMu
sehingga saat ini
aku belum dapat memberi cinta kecuali untukMu
aku tidak pernah menerima cinta
kecuali dariMu
aku tidak pernah berkongsi kasih
kecuali untukMu

kali ini...
kau letakkan kasih dalam hatiku dan hatinya..
kau satukan hati kami..
setelah segala fitnah dan ujian yang tidak putus2..
akhirnya dengan izin kasihMu.
kuserah ketaatan buat insan yang bergelar suami
imamku sayang...
aku makmumnya..

izinkan aku mencintai dia tidak melebihi cinta padaMU...!!!

di share dari sini...
Labels: , 0 comments | Links to this post edit post
Reactions: 
kelanatinta

Bismillahirrahmanirrahim.... Assalamu'alaikum W.b.t....... Di dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Hurairah rhodiyallaahu ‘anhu, Rasululllah shollallaahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, " Ada tujuh golongan orang yang mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya... diantaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah."

Dan di dalam sebuah hadits sohih yang berasal dari Anas bin an-Nadhr rhodiyallaahu ‘anhu, ketika perang Uhud ia berkata,
"Wah .... angin surga, sunguh aku telah mencium wangi surga yang berasal dari balik gunung Uhud." Seorang Doktor bercerita kepadaku, " Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal - semoga Allah merahmatinya -.

Lantas bagaimana detail kisah wafatnya.
Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya? Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya -semoga Allah membalas segala kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh. Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan?

Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel ? Atau apa?
Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka, ‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal... tenanglah ...
sesungguhnya aku mencium wangi surga.!
' Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan para doktor yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, maka janganlah kalian menyusahkan diri sendiri... karena sekarang aku mencium wangi surga.'

Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah' Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta subhanahu wa ta'ala. Allahu Akbar ... apa yang harus aku katakan dan apa yang harus aku komentari...Semua kalimat tidak mampu terucap...
dan pena telah kering di tangan... Aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah subhanahu wa ta'ala, " Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan akhirat." (Ibrahim : 27)

Tidak ada yang perlu dikomentari lagi. Ia melanjutkan kisahnya,
"Mereka membawa jenazah pemuda tersebut untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya' di tempat pemandian mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah solat Magrib pada hari yang sama.

1. Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullaah Shallallaahu ‘alahi wasallam bersabda, "Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat". Ini merupakan tanda-tanda khusnul khatimah.


2. Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Pada tubuh orang yang sudah meninggal itu (biasanya-red) dingin, kering dan kaku.


3. Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.

Subhanalllah ... Sungguh indah kematian seperti itu.

Kita memohon semoga Allah subhanahu wa ta'ala menganugrahkan kita khusnul khatimah.


Saudara-saudara tercinta ... kisah belum selesai...
Saudara Dhiya' bertanya kepada salah seorang pakciknya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabnya? Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya? Atau duduk di depan television untuk menyaksikan hal-hal yang terlarang? Atau ia tidur hingga terluput mengerjakan solat? Atau sedang meneguk khamr, dadah dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan husnul khatimah (insyaAllah -red) yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-ngidamkannya; meninggal dengan mencium wangi surga. Ayahnya berkata, "Ia selalu bangun dan melaksanakan solat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan solat Subuh berjama'ah. Ia gemar menghafal al-Qur'an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU." Aku katakan, "Maha benar Allah" yang berfirman (yang artinya-red)

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah' kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.' Kamilah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Fhushilat:30- 32) --------

~ Setiap ummatku akan masuk syurga, kecuali yang enggan!? maka sahabat bertanya, siapakah yang enggan itu wahai Rasulullah? Nabi menjawab, ?Siapa yang mentaatiku maka ia masuk syurga dan siapa yang tidak taat padaku maka ialah yang enggan? (Hadith Riwayat Al-Bukhari)


Dan juga sabda Nabi shallallahu?alaihi wasallam,


~ Syurga itu lebih dekat kepada salah seorang dari kalian dibandingkan dekatnya tali sendalnya terhadapnya, demikian pula dengan neraka.? (Muttafaqun ?alaih).

Diambil dari : Serial Kisah Teladan Karya Muhammad bin Shalih Al-Qahthani, sebagaimana yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir.
s

ama-sama kita renungkan...
kelanatinta

Menurut Imam Al-Ghazali, manusia akan menempuhi

tujuh gunung ini sebelum amalan-amalannya diterima Allah S.W.T. Iaitu:-

1) Gunung Taubat

Dosa kepada Allah:
-meninggalkan yang wajib
-mengerjakan yang haram
Dosa pada makhluk
-menganiaya diri mereka
-menganiaya harta meeka
-menganiaya ahli keluarga mereka
menganiaya agama mereka

2) Gunung Ilmu

Usuluddin – Ilmu untuk mengenal Allah dan Rasul
Feqah – Ilmu untuk mengetahui hukum-hukum Allah pada diri dan harta
Tasauf – Ilmu untuk mengetahui hukum-hukum Allah pada batinnya yakni di dalam hati

3) Gunung Penghalang Ibadah

Dunia – hendaklah zuhud
Manusia – hendaklah diasingkan
Syaitan – hendaklah diperangi
Nafsu – hendaklah dikekang dengan takwa kepada Allah

4) Gunung Perintang Ibadah

Rezeki – hendaklah tawakal yakni tetap di atas janji Allah
Khatir – ertinya gerak hati kepada yang di takuti atau kepada yang di
harap hendaklah berserah kepada Allah
Qada – hendaklah redha
Bala – hendaklah sabar

5) Gunung Peringkat Ibadah

Khauf – takut pada Allah dengan mengingatkan seksanya di dalam neraka
Raja- harap kepada Allah dengan mengingkan nikmatNya di dalam syurga

6) Gunung Pencatat Ibadah

Riak – hendaklah ikhlas semata-mata kerana Allah
Ujub – hendaklah ingan petunjuk Allah dan pertolongan Nya

7) Gunung Syukur

Hendaklah memalingkan segala nikmat yang dikurniakan itu kepada
mentaati Allah yang mengkurniakannya.

kelanatinta

video

[1]. Hati yang sehat

Hati yang sehat adalah hati yang selamat. Pada hari kiamat nanti, barangsiapa menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa membawa hati yang selamat maka ia tidak akan selamat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Artinya : Adalah hari yang mana harta dan anak-anak tidak bermanfaat, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat." [Asy-Syu'ara : 88-89]

Hati yang selamat didefinisikan sebagai hati yang terbebas dari setiap syahwat, keinginan yang bertentangan dengan perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala dan dari setiap syubhat, ketidakjelasan yang menyeleweng dari kebenaran. Hati ini selamat dari beribadah kepada selain Allah Subhanahu wa Ta'ala dan berhukum kepada selain Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam . Ubudiyahnya murni kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala . Iradahnya, mahabbahnya, inabahnya, ikhbatnya, khasyyahnya, roja'nya, dan amalnya, semuanya lill
ah, karenaNya. Jika ia mencintai, membenci, memberi, dan menahan diri, semuanya karena Allah Subhanahu wa Ta'ala .

Ini saja tidak dirasa cukup. Sehingga ia benar-benar terbebas dari sikap tunduk dan berhukum kepada selain Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Hatinya telah terikat kepadanya dengan ikatan yang kuat untuk menjadikannya sebagai satu-satunya panutan, dalam perkataan dan perbuatan. Ia tidak akan berani bersikap lancang, mendahuluinya dalam hal aqidah, perkataan atau pun perbuatan.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.

"Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, Janganlah kalian bersikap lancing (mendahului) Allah dan RasulNya, dan bertaqwalah kepada Allah Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
[Al-Hujurat : 1]


[2]. Hati yang mati


Hati yang mati adalah hati yang tidak mengenal siapa Rabbnya. Ia tidak beribadah kepadaNya dengan menjalankan perintahNya atau menghadirkan sesuatu yang dicintai dan diridlaiNya. Hati model ini selalu berjalan bersama hawa nafsu dan kenikmatan duniawi, walaupun itu dibenci dan dimurkai oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala . Ia tidak peduli dengan keridlaan atau kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta'ala . Baginya, yang penting adalah memenuhi keinginan hawa nafsu. Ia menghamba kepada selain Allah Subhanahu wa Ta'ala . Jika ia mencinta, membenci, memberi, dan menahan diri, semuanya karena hawa nafsu. Hawa nafsu telah menguasainya dan lebih ia cintai daripada keridlaan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Hawa nafsu telah menjadi pemimpin dan pengendali baginya. Kebodohan adalah sopirnya, dan kelalaian adalah kendaraan baginya. Seluruh pikirannya dicurahkan untuk menggapai target-target duniawi. Ia diseru kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan negeri akhirat, tetapi ia berada di tempat yang jauh sehingga ia tidak menyambutnya. Bahkan ia mengikuti setiap setan yang sesat. Hawa nafsu telah menjadikannya tuli dan buta selain kepada kebatilan.[1]. Bergaul dengan orang yang hatinya mati ini adalah penyakit, berteman dengannya adalah racun, dan bermajlis dengan mereka adalah bencana.


[3]. Hati yang sakit

Hati yang sakit adalah hati yang hidup namun mengandung penyakit. Ia akan mengikuti unsur yang kuat. Kadang-kadang ia cenderung kepada 'kehidupan', dan kadang-kadang pula cenderung kepada 'penyakit'. Padanya ada kecintaan, keimanan, keikhlasan, dan tawakkal kep
ada Allah Subhanahu wa Ta'ala , yang merupakan sumber kehidupannya. Padanya pula ada kecintaan dan ketamakan terhadap syahwat, hasad [2], kibr [3], dan sifat ujub, yang merupakan sumber bencana dan kehancurannya. Ia ada diantara dua penyeru; penyeru kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rasul Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan hari akhir, dan penyeru kepada kehidupan duniawi. Seruan yang akan disambutnya adalah seruan yang paling dekat, paling akrab.

Demikianlah, hati yang pertama adalah hati yang hidup, khusyu', tawadlu', lembut dan selalu berjaga. Hati yang kedua adalah hati yang gersang dan mati, Hati yang ketiga adalah hati yang sakit, kadang-kadang dekat kepada keselamatan dan kadang-kadang dekat kepada kebinasaan.
kelanatinta

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam
permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh.
Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh
itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang,
maka seluruh permasalahan akan rusak.
~Khalifah ‘Ali~

Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus

asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan

hati, pangkal penderitaan jiwa.

~Bediuzzaman Said Nursi~

Cukuplah bila aku merasa mulia karena Engkau sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahawa aku menjadi hamba bagiMu. Engkau bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai.

~SAYIDINA ALI KARAMALLAHU WAJHAH~

Saidina Umar bin Al-Khatab r.a. berkata :
· Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.
· Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.
· Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya.
· Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti
kehormatan dirinya akan terjaga.

kelanatinta


Innalillahi wa innalillahiroji'un...
Kucing kesayangan Anna...Boboy..
telah dijemput kembali ke pangkuanNYA
pada 9 Mac 2011 , jam 6 pagi di rumah Anna...

Tiada lagi si Boboy manja...
Sedih kerana tak dapat nak kebumikan Boboy sendiri...
Alhamdulillah..pertemuan terakhir dengan Boboy...
Boboy memang sudah sakit asthma...
pemergian Boboy pasti dirindui...
dan genaplah umurnya 8 bulan hari ini...
tiada lagi yang akan mengurut Anna nanti malam-malam...
Anna akan sentiasa merindui Boboy...
Labels: 3 comments | Links to this post edit post
Reactions: 
kelanatinta

Aku tiada lagi rahsia yang ku simpan dari pengetahuanmu

Sungguh Allah itu juga Yang Maha Mengetahui..

Ya Rabb…

Hanya padaMU aku pohon keampunan atas semua kekhilafanku

Sungguh Engkau Yang Melihat Segalanya dalam hidupku

……………….

Hidup yang selama ini banyak meyimpan dari pengetahuan semua…

Kini secara detailnya telah kau ketahui segalanya…

Itulah diri yang telah kau pilih…

Apa dirimu meraguinya…??

Sungguh diri ini sangat lemah!

Tak mampu meraih kepercayaanmu sepenuhnya lagi!

Ya Allah…aku memohon kekuatan dalam menjalani setip detik hidupku yang telah Kau kurniakan dengan Kasih SayangMU yang melimpah ruah…

Sungguh…kasih SayangMU memang tak terbanding ya Allah..

Namun aku tak terlepas mengharap secebis kasih manusia…

Hanya secebis ya Allah….

Apa aku tak layak..? Allah...aku rindu padaMU!

~Pengharapan seorang hamba~

T_T

Labels: 0 comments | Links to this post edit post
Reactions: 
kelanatinta
Islam tidak mengharamkan secara total apa yang dinamakan dengan fesyen. Ianya juga meraikan sesiapa yang menghendaki gaya penampilan yang kemas dan cantik. Kerana imej seseorang itu terletak pada cara ia mengenakan pakaian. Malah Islam juga tidak menggalakkan umatnya kelihatan selekeh dari pandangan mata umum. Ianya seolah-olah menggambarkan sikap umat Islam itu amat rendah pada peri pentingnya keterampilan yang kemas dan cantik. Malah Allah SWt lebih menyukai hambaNya yang bijak menggunakan nikmat kurniaannya sebagai tanda bersyukur.

Namun dalam masa yang sama, kekemasan dan kecantikan itu bukanlah suatu yang tidak didasari oleh peraturan dan ketetapan yang disediakan oleh Allah SWT. Malah kecantikan itu pula mestilah tidak dituruti bersama dengan sifat riya’ mahupun takabbur dengan kecantikan dan kekemasan pakaian yang dikenakan.

Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud :

“Tidak masuk syurga seorang yang ada sifat takbur dalam hatinya walau sebesar biji sawi”.

Lalu bertanya seorang lelaki :

“Jika seorang lelaki suka memakai pakaian yang cantik dan memakai kasut yang lawa, adakah dia juga dikatakan takabbur?”.

Baginda menjawab :

“Tidak! Allah itu cantik dan Ia sukakan kecantikan. Yang dikatakan takabbur itu ialah enggan menerima kebenaran (iaitu sombong terhadap kebenaran) dan memandang rendah terhadap manusia”.

Selain dari penjagaan aurat, Allah menjadikan pakaian juga sebagai perhiasan bagi si pemakai. Maka perhiasan itu suatu yang tidak menyalahi hukum malah ianya merupakan fitrah seorang insan. Ini dinyatakan di dalam surah al-A’raaf ayat 26 yang bermaksud :

“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu (libaasa) pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk (wariisya) perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”.

Menurut Tafsir Jalalain’, “اLibaasa” dalam ayat tersebut ialah pakaian bertujuan untuk menutup aurat. Adapun “Wariisya” ialah apa yang diambil atau dipakai supaya nampak cantik pada luarannya, iaitu bertujuan untuk perhiasan. Menutup aurat adalah sebagai keperluan asas. Sementara yang keduanya iaitu perhiasan adalah sampingan kepada tujuan pakaian.

Pakaian adalah nikmat Allah untuk melindungi badan manusia, menutup aurat mereka dan juga sebagai perhiasan bagi mereka. Fungsi-fungsi pakaian ini dijelaskan oleh Allah di dalam al-Quran Surah an-Nahl, ayat 81 maksudnya :

“Dan Allah menjadikan bagi kamu pakaian-pakaian yang memelihara kamu dari panas dan sejuk, juga pakaian-pakaian yang memelihara kamu semasa berjuang

Seluar kebiasaannya merupakan pakaian bagi lelaki. Namun ianya juga mula dipakai oleh golongan wanita. Sehinggakan terdapat sebahagian pendapat dari ulama yang mengharamkan secara terus pemakaian segala jenis seluar bagi wanita. Walaubagaimanapun ramai juga dikalangan ulama yang membenarkan pemakaian seluar kepada wanita berdasarkan jenis seluar yang dipakai.

Terdapat juga kesalahan segelintir mereka yang menyalahgunakan dalil hadis Nabi SAW sehinggakan mereka berpendapat wanita itu lebih mulia jika memakai seluar. Ini disebabkan salah faham mereka kepada maksud hadis yang diriwayatkan oleh Al-Uqayli, Dar al-Qutni dan kitab Kanzul Ummal iaitu :

“Allah sentiasa merahmati para wanita yang memakai seluar panjang”

Sedangkan hadith ini berlaku pada satu ketika ada seorang wanita yang jatuh dari kenderaan sehingga terselak kainnya di hadapan Nabi dan para sahabat, maka dengan segera Nabi SAW memalingkan wajahnya. Maka para sahabat berkata dia (wanita itu) memakai seluar. Lalu Rasulullah SAW memuji dan menyebut hadith di atas. (Al-Bayan wa At-Ta’rif, Ibn Hamzah al-Husyani, 3/ 252, no 1831)

Jika diteliti hadith dari Ibnu Abbas RA, Nabi SAW bersabda,” Sesiapa yang tidak ada sarung, hendaklah memakai seluar panjang.” (Riwayat Bukhari)

Hukum ini umum, bagi membolehkan perempuan dan lelaki memakai seluar. Asalkan seluar perempuan hendaklah berbeza dengan seluar lelaki kerana mereka tidak boleh sama dalam bentuk penampilan diri berasaskan sabda Nabi SAW dari Ibnu Abbas maksudnya :

Rasulullah melaknat ke atas lelaki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai lelaki.” (Riwayat Bukhari)

Menurut Syeikh Atiyyah Saqqar, Mantan Pengerusi Lajnah Fatwa Al-Azhar Al-Syarif didalam kitab Mausuah al-Usrah katanya :

Pada dasarnya seluar panjang itu lebih kemas menutup aurat lelaki dan perempuan, dan tidak ada aib celanya seluar panjang yang dipakai mereka sekarang ini. Cuma bagi perempuan pula ia menonjolkan dan memperlihatkan anggota badan dan punggungnya dengan rupa yang menggiurkan sekalipun tidak berwarna-warni yang mengundang perhatian. Kalaulah seluar perempuan itu berwarna-warni tetapi dipakaikan pula di luarnya kain yang menutupi anggota-anggota yang boleh menimbulkan fitnah di samping tidak kelihatan rupa bentuknya (dari dilihat dan diketahui orang lain) maka sudah tentu hukumnya tidak mengapa

Ini bermaksud wanita dibenarkan memakai seluar dengan menepati syarat penutupan aurat yang sebenar.

Permasalahan yang muncul adalah trend anak muda yang semakin ramai mengenakan seluar yang terlalu ketat sehinggakan menampakkan tubuh badan mereka. Seluar yang dimaksudkan ialah seluar yang dipanggil ‘legging’ dalam bahasa inggerisnya. Seluar ketat ini terkadang dilihat dipakai oleh wanita yang bertudung. Ianya dengan jelas menampakkan bentuk aurat wajib yang ditutup. Sehinggakan pemakainya menonjolkan bentuk tubuh seperti betis, peha dan kemaluan dengan ketara.

Dalam isu pemakaian seluar ketat bagi lelaki menjadi perbincangan para ulama. Antara yang mengharamkan pemakaian seluar ketat dengan tidak mengira lelaki mahupun perempuan ialah Syeikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hassan didalam kitabnya Al-Qaul Al-Mubin fi Akhtha’ Al-Mushallin mengatakan bahawa :

“Majoriti pemuda-pemuda yang menamakan dirinya remaja Muslim, mereka mengingkari wanita-wanita yang berpakaian ketat, kerana membentuk tubuhnya. Sementara pemuda ini sendiri lupa dirinya yang turut sama melakukan perbuatan tersebut. Tidak ada perbezaaan antara seorang wanita yang berpakaian ketat dan seorang lelaki yang memakai seluar yang membentuk tubuh, kerana keduanya sama-sama membentuk kedua punggungnya. Sedangkan punggung lelaki dan punggung perempuan adalah aurat, keduanya sama hukumnya.

Namun sebahagian pandangan dari Mazhab Syafie yang mengharuskan bagi lelaki. Asalkan ianya tidaklah sehingga menampakkan bentuk kemaluan mereka. Jika ternampak bentuk kemaluan maka ianya jatuh kepada hukum haram.

Tetapi majority para ulama bersepakat dalam melarang wanita memakai pakaian yang ketat seperti ‘legging’. Ini kerana jelas daripada hadis Rasulullah SAW yang memberi gambaran larangan terhadap wanita yang menampakkan tubuh badan mereka walaupun berpakaian. Hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah RA berkata :

“Dua golongan dari ahli neraka yang aku belum melihat kedua-duanya iaitu kaum yang membawa cambuk seperti ekor lembu untuk memukul manusia dengannya, dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi bertelanjang, yang cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencederungkan orang lain kepadanya. Kepala-kepala mereka umpama bonggol-bonggol unta yang senget. Mereka ini tidak akan dapat memasuki syurga dan tidak akan mencium baunya di mana bau syurga dapat dicium dari jarak perjalanan sekian sekian jauh”.

Di dalam hadis di atas, Nabi s.a.w. menegaskan; salah satu golongan yang akan menjadi ahli neraka ialah wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yakni mereka berpakaian tetapi di sisi agama mereka sebenar tidak berpakaian. Ia merangkumi yang berikut :

1. Wanita-wanita yang memakai pakaian yang nipis yang masih menampakkan kulit atau bayangan tubuh mereka. Mereka berpakaian pada nama, namun telanjang pada hakikatnya.

2. Memakai pakaian yang menutup sebahagian aurat dan mendedahkan sebahagian lagi (yakni tidak menutupkan secara menyeluruh kawasan aurat yang wajib ditutup).

3. Memakai pakaian yang ketat atau sendat hingga menampak bentuk tubuh.

Berkenaan dengan hal tersebut, Imam Ahmad telah meriwayatkan dalam Musnadnya
dengan sanad yang agak lemah dari Usamah bin Zaid RA seraya berkata,
”Suatu ketika Rasulullah SAW memberiku pakaian buatan daerah
Qibthi iaitu salah satu jenis pakaian dan aku memakaikannya kepada istriku, maka
Rasulullah SAW bersabda, “Perintahkanlah kepadanya supaya memakai kain tebal di bawahnya (sebagai
lapisannya), karena aku khuatir lekuk tulang-tulangnya akan tampak.” Hadis riwayat Ahmad
(21279)

Kesimpulannya disini, pemakaian legging amatlah ditegah sama sekali. Kerana ianya seolah-olah benar seperti apa yang dimaksudkan oleh hadis nabi SAW, wanita berpakaian namun telanjang. Fesyen itu tidak salah. Namun salah memilih cara berfesyen itulah membuatkan diri dimurkai. Jangan kerana fesyen, maruah tergadai.

sumber..portal IM Asyraf

kelanatinta

Macam-macam skill orang nak merosakkan Islam. Lepas satu, satu syubhah diselit masuk supaya amalan umat Islam jadi keruh dan rosak. Sebelum ni kecoh dengar pasal ‘tudung rahib’ yang melekat di leher macam batu nisan berjalan. Sekarang dah muncul pula syubhah yang baru- fesyen bonggol unta. Rasanya gaya ni dah lama muncul cuma baru-baru ni dihebahkan semula dengan lebih giat. Lebih mengejutkan bila sanggul palsu diiklankan dalam media sebagai aksesori untuk muslimah bertudung! Sebelum ni bukan tak biasa tengok sanggul palsu di kedai dua ringgit, tapi kalau sampai diiklan ke majalah dan akhbar, rasanya sanggul-sanggul ni dah bertambah fungsi.

Makin membimbangkan bila gaya ni turut dipopularkan oleh TV. Umat Islam sangat bersyukur bila TV-TV dapat hidayah nak ambil pengacara bertudung. Dari siaran berita ke bual-bicara, alhamdulillah sejuk hati memandang muslimah-muslimah cun berbalut hijab. Tapi tak sampai lima tahun cara hidup yang indah ni mula dicemari anasir tersembunyi. Pengacara yang lawa2 ni tetiba tumbuh biji di kepala. Rupa masing-masing dah xmacam pakai tudung, tapi macam pakai topi pari-pari dalam citer fairytale yang ada kain terjulur di belakangnya.

-Alah, sanggul…. apa sangat. Simple je. Kecoh la ngko ni Joyah.

+Cik kak, kalau benda yang simple ni buat ko masuk neraka camne?Kot murtad @ berzina,faham la jugak. Dosa besar. Ni sebab sanggul seco’et ngko kene panggang jadi biskut. Tak berbaloi!

1400 tahun yang lalu, penyakit bonggol unta ni dah dikhabarkan dek junjungan mulia Rasulullah s.a.w. Penyakit ni disebut sebagai salah satu ciri @ kelayakan ahli neraka. Sebuah hadis baginda yang masyhur dalam Sohih Muslim telah menyebutkan, mafhumnya ; "Dua golongan ahli neraka yang belum pernah aku lihat ialah, satu golongan memegang cemeti seperti ekor lembu yang digunakan bagi memukul manusia, dan satu golongan lagi wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang dan meliuk-liuk badan juga kepalanya seperti bonggol unta yang tunduk. Mereka tidak masuk syurga dan tidak dapat mencium baunya walaupun bau syurga itu dapat dicium daripada jarak yang jauh." (Hadis riwayat Muslim)

Selain mendapat keahlian neraka secara percuma, Nabi s.a.w turut menyebutkan bahawa golongan ini tidak akan dapat menghirup harumnya syurga, sedangkan ia dapat dicium dari sekian jarak yang amat jauh.

Allahuakbar….sanggul secuit punya pasal…

Tapi…kenapa sanggul?

Kita tinjau semula rangkuman aurat perempuan ialah seluruh tubuh, dari akar rambut sampai hujung kaki. Bukan sahaja warna aurat itu yang perlu dijaga, tetapi juga bentuknya. Kerana itulah disyariatkan memakai pakaian yang longgar. Gaya bonggol unta ini termasuk dalam kategori mempamerkan bentuk tubuh, cuma Rasulullah s.a.w menyebutkan larangannya dengan lebih khusus kerana caranya ‘pameran’nya berbeza dari anggota tubuh yang lain. Jika bentuk dada dan punggung dizahirkan dengan pakaian ketat, ‘bonggol unta’ pula dizahirkan dengan gaya ikatan rambut yang tinggi menjolok langit. Andaikan Baginda tidak menyebut dengan khusus, manusia-manusia yang berhati sakit akan sewenang-wenangnya berhelah : “Kami tak pakai tudung ketat, cuma ikat rambut tinggi je”. Lantas ancaman yang jelas lagi keras ini memotong habis segala tipudaya golongan penghidap penyakit bonggol ni. Takde dolak-dalih.

Tapi, kalau dah rambut memang panjang macam Rapunzel, takkan nak lilit kat leher pulak. Kang abis la berkurap…

Pandai-pandai la seimbangkan antara tuntutan naluri dengan tuntutan syar’ie. Islam agama fitrah. Takdenye yang rambut panjang nak disuruh potong jadi tomboy. Ikat la kut mana pun asalkan tak langgar garis yang diletak, jangan sampai rambut yang cantik jadi bonggol unta. Ikat rendah-rendah je kan boleh. Yang jadi isu sekarang ni ialah sanggul buat-buat. Bila tanggal tudung, sanggulnya pun tanggal. Boleh beza sangat antara sanggul betul dengan tipu ni. Orang Melayu rambutnya takde la tebal macam Arab @ India. Takde modal la nak kata yang terbonjol tu rambut asli, melainkan sengaja dibonjol2kan.

Mungkin muslimah di luar sana tak tahu pasal larangan ni. Nampak fesyen cambest kat IFF terus je ikut. Tak apalah yang tak tahu, yang tahu kenalah bagitahu. Yang tak tahu ni, bila dah tahu kenalah beramal…selamatkanlah kepala anda dari menjadi sate di neraka.

Kesimpulannya.. seluruh aurat mestilah ditutup dengan sempurna…warna dan bentuk rupa. Macam mana lima waktu solat kena buat xbleh pilih2, macam tu jugak seluruh aurat kene tutup xbleh celup2. Menutup aurat, antara lambang ketaatan seorang perempuan Islam kepada Allah s.w.t yang menciptakannya. Kalau nak tau, ajaran kitab Injil yang sebenar pun ada perintah menutup aurat kepada perempuan Nasara, tapi tengok la sekarang perempuan kat gereja je yang tutup kepala. Tu pun lutut terbukak…

Berbeza dengan suruhan kepada perempuan Islam. Allah s.w.t dengan penuh kasih sayang terhadap muslimah, telah menyebut dengan jelas dalam surah Al-Ahzab, sebab kenapa Dia suruh kita tutup harta kita yang indah ni. Firman Allah, mafhumnya ;

“ Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang beriman, hendaklah mereka tutupi seluruh tubuh dengan jilbab mereka, demikian itu agar mereka mudah dikenal dan tidak diganggu, Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzaab, 59)

Allah s.w.t yang menciptakan lelaki dan perempuan, maka Dia lebih tahu betapa berminatnya kaum lelaki ni kepada kaum perempuan. Nah, sekarang dah banyak kita tengok akibat tak menutup aurat ni kan? Rock-all lah, rubber lah, sumbang mahram, anak tak sah taraf… bukan yang ‘tak tutup’ je punya pasal, yang ‘tertutup’ pun bersalah jugak tak menegur. Ingat diri sendiri dah selamat, sekali esok lusa insan-insan yang tak sah taraf ni jadi menantu awak. Baru tau…..

Sama-sama muhasabah diri, sama-sama perbaiki umat kita. Sesungguhnya manusia itu rugi kecuali yang beriman, beramal soleh dan melaksanakan amar makruf nahi munkar.

kelanatinta

tak pernah terlintas di benakku
saat pertama kita bertemu
sesuatu yang indah tumbuh dalam gundah
harum dan merekah

tulus hatimu buka mataku
tegar jiwamu hapus raguku
membuncah di hati harapan dan suci
menyatukan janji

bunga-bunga cinta indah bersemi
di antara harap pinta padaNya
Tuhan tautkanlah cinta di hati
berpadu indah dalam mihrab cinta

memboncah di hati harapan dan suci
dalam mihrab cinta

video
Labels: , 0 comments | Links to this post edit post
Reactions: 
kelanatinta
video

~ cinta dalam cinta ~

Telah kupetik setangkai bunga di dalam dunia ini
Sebagai penghias yang mulia dan mewangi
Fithrahmu membawa ketenangan, memberikan kedamaian
Fithrahmu membawa ketentraman, memberikan kesejukan
Oh Tuhan, kutelah penuhi sebuah janji

Cintaku padamu karenaNya
Rinduku padamu karenaNya
Sayangku padamu karenaNya
Hidupku denganmu karenaNya

Tuhan, kau telah berikan dia untukku
Tuhan, semaikanlah cinta ini di dalam cintaMu
Oh Tuhanku, ku bersyukur padaMu

Duhai adikku, mari bersama kita arungi perjalanan hidup ini
Demi menggapai kemuliaan di dalam perjuangan ini
Hidup ini adalah perjuangan yang penuh dengan pengorbanan
Temanilah daku
Temanilah daku
Temanilah daku, duhai adikku

(¯`v´¯)
`·.¸.·´
¸.·´... ¸.·´¨) ¸.·*¨)
(¸.·´ (¸.·´ .·´ ¸¸.·¨¯`·.♥
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...