kelanatinta

Ku biarkan rinduku bermukim...

Tidakku biarkan lagi resahku bermusim...
Ku biarkan ingatanku meruntun...
Tidakku biarkan lagi pengharapanku beralun...

Biarkan rinduku seringkali menggamit...
Ingatanku padamu akan tergaris...
Bila resahku mendesah...
Jawapanmu tidak lagi keluh kesah...

Cinta yang bertandang jua impian yang mendatang...
Keraguanku takkan lagi menjadi penghalang...
Untuk seketika ku simpan rinduku disudut kalbu...

Untuk sementara ku pendam cintaku disegenap sukma...
Cintaku satu perasaan yang tidak dapat dipelajari tetapi dialami...
Cintaku ini hanyalah secebis dari erti kehidupan...
Uniknya cinta kerana ia menjelmakan kasih sayang yang teragung dan suci...

Ku percaya manusia membina sahsiah diri di muka bumi...
Bermodalkan kasih sayang dan cinta...
Walau air mataku mengalir tidak henti...
Sederas air sungai tika musim tengkujuh...

Namun ku yakin, perlahan-lahan duka dan sedih itukan berlalu pergi...
Hatiku bak pohon semalu disentuh terus menguncup layu...
Hatiku jua bagai kaca bila diketuk retaknya ke seluruh sudut...

Janji dan azamku….
Kanku perbataskan perbuatanku...
Kanku singkatkan perbualanku...
Kanku sukat gerak dan gayaku...
Kanku pelihara kesucian dan maruah diriku...
Tidakkanku terlalu murah senyumanku dengan mana-mana lelaki ajnabi...

Kernaku tahu juaku mengerti...
Wanita solehah itu dipandang dari peribadinya...
Dilihat dari akhlaknya...
Ditinjau dari lemah-lembutnya...
Ditafsirkan dari susunan kata-katanya...
Kegagahan wanita berdiri di atas teguh imannya...
Dari sini wanita jua diriku diketahui segalanya...

Pandanglah kataku...
Renunglah dengan mata hatimu setulusnya...
Selamilah dasar hatiku berbisiklah pada dirimu...
Ambillah mutiara kata yang baik buat teladan...
Tinggalkan kata-kataku yang menyimpang dari landasan kebenaran...

Seperti katamu yang kusemat dihatiku...
Hati ini milik-Nya...
Cinta ini kerana-Nya...
Hidup ini semestinya untuk-Nya...

Pandangan mata selalu menipu...
Pandangan akal selalu tersalah...
Pandangan nafsu selalu melulu...
dan pandangan hatilah yang hakiki...

Ketika iman sudah menghias hati...
dan kemanisannya mula dikecapi...
Semua ujian tidak akan menggugat diri...
Kesuyian…kesedihan dan kekecewaan akan berganti...
dengan keyakinan dan kesyukuran...

Jika tidakku perhati hikmahnya dengan mata hati...
Jika tidakku zuhud dalam pencarian cintaku...
Jika tidakku teguh mengukir senyum buat pengubat kerunsingan...
Jika tidakku seikhlas jiwa semurni sanubari memohon keampunan-Nya...
Jika tidakku titiskan air mata keinsafan...
Jika tidakku renung dan resapkan keyakinanku pada-Nya...
Jika tidakku pasrah dengan ketentuan-Nya...

Mana mungkin ku dambakan kasih-Nya dalam iman…?

Bagaimana pula bolehku harap redha dari-Nya…?

Labels: edit post
Reactions: 
0 Responses

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...